Budidaya Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) - part V
IRIGASI DAN DRAINASE Tanaman tebu merupakan salah satu tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Hanya padi dan tanaman berkayu yang mungkin menggunakannya dalam jumlah yang lebih. Lysimeter mempelajarinya pada tahun 1960 dan mendeterminasikan secara empiris hubungan antara hasil dengan penggunaan air, kira-kira setara dengan 10 mm air (evapotranspirasi tanaman) memproduksi hasil 1 ton tebu/ha (Thomoson, 1957). Tanaman tebu akan bagus pada daerah yang mempunyai kandungan air 1.100–2.000 mm tergantung pada faktor iklim dan umur tanaman. Kebutuhan air ini dipenuhi baik oleh air hujan maupun irigasi atau kombinasi keduanya. Areal tebu yang sepenuhnya pada air hujan yang konsisten dan curah hujannya dapat diandalkan dengan suatu pola tertentu, atau mempunyai persentase ketersediaan air yang bagus bagi tanaman untuk paling tidak 9 bulan dalam setahun. Areal ini memungkinkan untuk dijadikan tempat penanaman tebu seperti di Caribbean, dataran tinggi tropis...