Posts

Showing posts with the label land clearing

Budidaya Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) - part I

Image
Budidaya tanaman tebu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti iklim, bentuk tanah, komposisi dan struktur tanah, irigasi dan drainase, varietas, hama dan penyakit, manajemen dan ketersediaan tenaga trampil, serta cara panen. Faktor-faktor ini mempengaruhi dengan cara yang berbeda–beda dan kadang juga saling berinteraksi. Sebagai konsekwensinya, cara budidaya yang berbeda juga diterapkan oleh suatu negara dalam memproduksi gula tergantung kondisi lokal masing-masing. Bagian ini bertujuan untuk memberikan panduan yang secara umum dilakukan dibanyak tempat, tetapi juga cara praktis lain yang menarik di suatu tempat. Untuk beberapa tahun, lahan dibuka menggunakan kampak dan gergaji, dan seluruh lahan tebu di Karibia, Amerika Utara dan Selatan, Asia dan Australia juga dibuka menggunakan cara ini. Ini merupakan metode yang membosankan dan membutuhkan banyak tenaga manusia, kemudian perubahan (transformasi) secara cepat terjadi ketika buldozer dan traktor atau ripper digunakan. ...

Land Clearing (Pembukaan Lahan ) Gambut Kelapa Sawit

1. PENGERTIAN UMUM Istilah “GAMBUT“diduga berasal dari nama sebuah desa di selatan kota Banjarmasin dan sekarang menjadi ibukota Kecamatan Gambut dimana ditemukan tanah gambut dalam jumlah yang luas. Tanah gambut tergolong tanah rawa dan terbentuk dari bahan organik sisa tanaman yang mati diatasnya dan disebabkan keadaan lingkungan yang selalu jenuh atau terendam air sehingga tidak memungkinkan berlangsungnya proses pelapukan. Akumulasi bahan organik dapat mencapai ketebalan mencapai 0,5-16,0 m. 2. KETEBALAN BAHAN ORGANIK Berdasarkan ketebalan lapisan bahan organiknya, gambut dipilah dalam empat kategori yaitu gambut dangkal, gambut sedang, gambut dalam dan gambut sangat dalam : a. Gambut Dangkal (Tipis) = 0,5-1,0 m b. Gambut Sedang (Agak Tebal) = 1,0-2,0 m c. Gambut Dalam (Tebal) = 2,0-3,0 m d. Gambut Sangat Dalam (Sangat Tebal) = > 3,0 m 3. SIFAT KEMATANGANNYA (DEKOMPOSISI) Berdasarkan sifat kematangannya (ripeness) atau tingkat pelapukannya (dekomposisi), gambut dapat dibe...