Budidaya Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) - part VII
PRINSIP PENGOPERASIAN Prinsip pengoperasian sistem irigasi tetes adalah mengaplikasikannya secara tepat dan aliran air yang seragam menggunakan emiter langsung ke zone perakaran tanaman. Kecepatan aliran untuk setiap emiter sangat kecil, tipe 0.8 – 4.0 l/jam, oleh karena itu disebut “ drip ” atau “ trickle ” irigasi. Cara membasahinya dibentuk dibawah masing-masing emiter yang disesuaikan dengan tipe tanah. Pada tanah lempung berpasir yang akan lebih menyebar secara vertikal, namun pada tanah lempung akan menyebar lebih lateral. Untuk tanaman tebu perlu dilakukan percobaan untuk menentukan jarak drip (siraman) yang paling tepat, karena kebutuhan penyiraman tergantung jenis tanah dan jenis tanamannya. Setelah dicoba dengan beberapa variasi jarak, barulah ditentukan jarak yang paling tepat. Pada tanah lempung berpasir, jaraknya antara 300-500 mm, sedang tanah liat 600-1000 mm, dan besarnya air yang diteteskan ± 1.0 mm /jam. Pada sistem drip, pemakaian air bisa seefisien ...