Posts

Showing posts with the label puisi

Tuhan Sembilan Senti

Image
Beberapa waktu lalu saya melihat status di facebook salah satu teman saya mengenai puisi tentang rokok karya Taufiq Ismail. Ternyata sangat bagus sekali, terutama bagi yang tidak merokok. Kebetulan saya bukan perokok. Ingin sekali rasanya saya membagikan puisi ini agar dapat di baca oleh banyak orang. Ya, bukan bermaksud menggurui atau semacamnya, hanya bermaksud mengingatkan. Terima Kasih.   Oleh: Taufiq Ismail   Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.   Di sawah petani merokok, di pabrik pekerja merokok, di kantor pegawai merokok, di kabinet menteri merokok, di reses parlemen anggota DPR merokok, di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok, hansip-bintara-perwira nongkrong merokok, di perkebunan pemetik buah kopi merokok, di perahu nelayan penjaring ikan merokok, di pabrik petasan pemilik modalnya merokok, di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.   Indonesia adalah semacam...

Kumpulan Puisi Sutardji Calzoum Bachri

Sewaktu SMP dulu saya di kenalkan dengan pelajaran puisi, pantun, rima dll. Saya pun tidak sepenuhnya ingat, karena sudah lama sekali. Namun ada satu puisi yang saya ngat samar-samar. Judulnya sepisau, tak tau benar atau salah. Kemudian saya cari di google.com. dan ketemu. Semoga ini menjadi tambahan ilmu bagi saya. Dan saya berikan secara percuma kepada anda. Ada yang bilang, ilmu yang berhuna tidak akan berguna dalam jangka waktu yang lama bila tidak di tuliskan. Terima kasih. Oiya, saya copas arikel ini dari http://crossfire-net.blogspot.com/2009/05/kumpulan-puisi-sutardji-calzoum-bachri.html#axzz3EKPJNxnY ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ANA BUNGA Terjemahan bebas (Adaptasi) dari puisi Kurt Schwittters, Anne Blumme  Oleh : Sutardji Calzoum Bachri Oh kau Sayangku duapuluh tujuh indera Kucinta kau Aku ke kau ke kau aku Akulah kauku kaulah ku ke kau Kita ? Biarlah antara kita saja Siapa kau, perempuan tak terbilang Kau Kau ? - orang bilang kau - biarkan orang bilang Orang tak...